Sunday, August 22, 2010
Mudik Nyaman dan Aman
Ada banyak cara menuju kampung halaman, dan salah satunya adalah menempuh jalur darat memakai kendaraan pribadi (mobil). Bagi mereka yang memilih untuk membawa mobil, diperlukan kesigapan untuk mempersiapkan mental dan fisik, kendaraan, memilih jalur, memperkaya diri dengan beragam informasi mengenai rute, lokasi ATM sepanjang perjalanan, nomor-nomor penting (polisi), dan layanan kesehatan (rumah sakit), dari jauh hari.
Selain itu, keselamatan berkendara juga harus menjadi poin penting ketika mudik. Maklum, Anda tidak bermobil sendirian bukan? Ada keluarga ikut di dalam mobil, dan handai taulan yang menanti di tempat tujuan. Lelah dan lengah bisa menjadi “jalan tol” menuju maut. Kita tentu tidak ingin itu terjadi, karenanya siap, sigap, dan selamat adalah tiga poin penting yang harus Anda lakukan. Sedangkan tugas kami adalah membagi beragam informasi untuk membuat Anda siap, sigap, dan selamat sepanjang mudik hingga sampai ke tujuan.
PRE TRIP INSPECTION
Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya cek kesiapan kendaraan Anda. Tujuannya, agar perjalanan lancar dan terhindar dari masalah teknis. Mengingat pentingnya ritual ini, pelaksanaan pre-trip inspection harus dilaksanakan secara sistematis, sehingga pengemudi tidak akan melewatkan pengecekan bagian penting pada sebuah mobil.
Idealnya, aktivitas ini dilakukan setiap pagi sebelum Anda menghidupkan kendaraan. Sistematikanya mudah saja. Menurut JDDC (Jakarta Defensive Driving Consulting), Anda cukup mengingat kata BALOK yang merupakan akronim dari kata ban (pengecekan ban) atau bodi kendaraan, air (radiator, aki, wiper) listrik (lampu, klakson) dan kertas (dokumen) seperti SIM, STNK, dan KTP.
PERIKSA BODI MOBIL
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik kendaraan. Perhatikan dengan seksama setiap lekuk bodi dan fisik bodi. Tengok apakah ada kelainan fisik di mobil Anda seperti mika lampu yang buram/retak, lecet di badan mobil, atau kondisi bumper depan dan belakang.
PERIKSA BAN
Ban adalah salah satu piranti terpenting di mobil Anda. Sayangnya, tidak semua orang menyempatkan untuk melakukan pengecekan tekanan, dan kondisi fisik ban (keausan) sebelum melakukan perjalanan. Alpanya pengecekan ban dapat berujung pada maut.
Menurut GT Radial, manufaktur ban lokal berkualitas, faktor yang memengaruhi keausan ban adalah tekanan angin yang tidak semestinya, beban, kecepatan, tikungan, pengereman, permukaan jalan, suhu sekitar ban dan suhu ban.
Periksa tekanan ban sesuai rekomendari pabrik pembuat mobil. Ingat, pengguna sering salah kaprah dengan menggunakan patokan tekanan angin ban maksimal seperti yang tertera di dinding ban. Jangan lupa bahwa tekanan angin bervariasi sesuai temperatur udara 1-2 psi setiap 10 derajat. Karenanya, biasakan mengecek tenganan angin. Selain itu, lakukan rotasi ban setiap 10.000 km.
AIR (radiator, aki dan wiper)
Air adalah elemen penting bagi mobil kita. Air dibutuhkan untuk mendinginkan mesin mobil (radiator), air aki penting untuk memastikan aki berfungsi maksimal, dan air wiper untuk membantu membersihkan kaca depan, dan belakang dari debu serta kotoran.
LISTRIK
Nyalakan lampu satu persatu, mulai dari lampu besar, fungsi lampu jauh, sein, hazard hingga lampu kabut. Jika mobil Anda memiliki pengatur ketinggian lampu, aturlah hingga lampu tersebut mampu menyinari jalan dengan sempurna. Bunyikan pula klakson untuk memastikan alat ini berfungsi sempurna.
OLI (mesin, power steering, rem, transmisi otomatis)
Cek ketinggian oli mesin ketika mesin dalam keadaan diam. Tarik dipstick dan lihat ketinggiannya. Oli harus berada di posisi F, atau berada di gatis atas. Untuk oli power steering, pastikan posisi oli berada di posisi maksimum (indikator tertera di dinding wadah oli power steering). Lakukan langkah yang sama untuk pengecekan oli rem dan transmisi.
KARET/KABEL (fan belt, selang-selang), KERTAS (SIM, STNK, KTP)
Periksa fan belt dari kemungkinan aus, getas, dan kurang lentur. Biasanya, bengkel resmi selalu memeriksa kondisi fan belt setiap 5.000 km (servis berkala). Ganti fan belt apabila kondisinya sudah tipis, retak, dan tidak lentur. Setelah itu, cek dokumen Anda. Pastikan SIM, STNK, dan KTP selalu Anda bawa. Pun halnya dengan kartu asuransi dan ATM.
CERMATI KONDISI BAN DAN IDENTITASNYA
Contoh tertulis pada dinding ban: 195/65 R15 91H, artinya:
195: Lebar tapak ban dengan satuan mm yang diujur dari antas sisitnerluar dinding ban.
65: Aspect ratio/tinggi dinding ban adalah 65% dari lebar tapak (195X0,65=126,75 mm).
R: Radial (konstruksi ban radial atau ban dengan kawat baja melingkar dan melintang).
91: Angka Load Index (91= 615 kg).
H: Speed symbol (top speed) dari ban (H= 210 km/jam).
LI: (Load Index) adalah kemampuan ban menahan bobot kendaraan dan berguna untuk menentukan besarnya tekanan angin ideal. Sedangkan SS (Speed Symbol) adalah kinerja ban hingga kecepatan tertentu. Artinya, ban akan meletus jika dipakai dalam waktu lebih dari satu jam, di atas batas kecepatan maksimalnya.
PERIKSA TRANSMISI ANDA
1.Untuk memeriksa kondisi transmisi otomatis, posisikan tuas pada Park (P), hidupkan mesin, dan cabut dipstick (tangkai pengukur oli) di blok transmisi. Perhatikan warna olinya, warna merah tipis saat oli masih baru, merah muda tandanya oli teroksidasi logam, dan kuning pucat yang berarti oli sudah harus diganti.
2.Transmisi akan berbunyi gaduh saat pelumasnya berkurang. Segera tambahkan dan jalankan mobil perlahan. Jika suara yang menganggu hilang, berarti problemnya adalah kebocoran. Perhatikan saat menuang oli, jika langsung terjadi kebocoran (big leak), maka telah terjadi kerusakan pada seal, gasket, dan o-ring.
3.Masalah yang sering dialami transmisi manual yaitu menipisnya pelat kopling. Cara mengujinya, injak pedal kopling dan masukan ke gear tiga atau empat. Lepas pedal kopling perlahan. Jika mobil langsung berhenti atau mesin mati tanpa jeda, maka pelat kopling dalam kondisi prima. Sebaliknya, jika mobil bergerak ‘ragu-ragu’ bahkan maju, maka pelat kopling telah menipis.
SIAPKAN PERKAKAS
Selain mempersiapkan diri dan kendaraan, Anda juga perlu mempersiapkan perkakas (tools) ketika hendak melaksanakan perjalanan jauh (mudik). Kesiapan ini amatlah penting untuk mengantisipasi kejadian darurat yang harus Anda kerjakan sendiri seperti mengganti ban, mengganti lampu, hingga perbaikan ringan lainnya. Namun, tidak berarti Anda harus memboyong seluruh kunci-kunci yang Anda punyai ke dalam mobil. Selain menyita tempat, juga tidak praktis karena tidak semua kunci-kunci tersebut diperlukan. Nah, kunci apa saja yang Anda butuhkan? Berikut ulasannya.
1.Kunci pas ukuran 8-9-10-11-12-14-16-17-19. Kunci berukuran kecil berguna untuk merapikan komponen mekanik ringan (engsel pintu, door trim, dan batang wiper). Ukuran besar berguna untuk kaki-kaki dan roda.
2.Obeng plus danj minus berukuran sedang.
3.Dongkrak yang memiliki payload 1-2 ton, dan kunci roda.
4.Senter dan lampu kerja yang terhubung dengan aki.
5.Bawa pula penetran yang berguna melumasi baut yang sudah dibuka. Oli mesin untuk menambah oli jika terjadi kebocoran. Minyak rem, cairan pencuci kaca, dan kompon.
6.Bawa bohlam cadangan untuk lampu depan, sein dan rem. Sertakan pula sekring dan relay.
7.Kawat besi untuk mengikat komponen mobil dalam kondisi darurat.
8.Alat pengukur tekanan ban.
9.Bawa toolbox standar yang ada di mobil Anda. Tambahkan pula pisau cutter kecil.
10.Kabel jumper. Jika aki mobil Anda drop, mintalah bantuan orang lain untuk melakukan jumper arus.
11.Tambang. Jika mobil Anda mogok alat ini dapat digunakan sebagai alat untuk menarik mobil ke bengkel/tempat aman terdekat.
MENGEMAS BARANG
1.Sesuaikan jumlah barang yang Anda bawa dengan lamanya Anda tinggal di tujuan, dan kapasitas bagasi mobil Anda.
2.Pilihlah tas yang tidak memakan tempat dan mudah dibawa.
3.Susun tas berdasarkan prioritas. Taruh tas berisi perlengkapan sepanjang perjalanan di atas, tas pakaian yang akan Anda pakai di kampung halaman.
4.Jangan tumpuk barang hingga mengganggu pandangan ke belakang.
5.Gunakan cargo net agar barang tidak terlempar.
6.Jika Anda memakai roof rack, jangan menumpuk barang bawaan sehingga mengganggu stabilitas.
BEPERGIAN BERSAMA BALITA DAN LANSIA
1.Bila Anda melakukan perjalanan jauh bersama balita, siapkan perlengkapan yang membuat mereka 'betah duduk', seperti sejumlah mainan. Dengan cara ini, setidaknya meningkatkan faktor safety bagi si anak, dan menjaga konsentrasi Anda sebagai pengemudi.
2.Posisi duduk anak sebaiknya berada di baris kedua, agar saat terjadi pengereman mendadak tidak membentur bagian keras, seperti dashboard ataupun lingkar kemudi. Jangan sekali-kali memangku anak saat mengemudi, selain memecah konsetrasi, gerakan tangan si kecil sulit untuk diprediksi.
3.Jika kebetulan Anda mengajak lansia, pastikan mereka duduk dengan nyaman. Atur posisi kursi, head rest, dan bantal tambahan agar ergonomis. Daya tahan tubuh lansia sudah menurun, jadi sangat penting untuk menjaga kenyamanan mereka.
Sikap Mengemudi Saat Terjebak Kemacetan
Satu hal yang tak bisa dihindari saat mudik dan arus balik, yaitu kemacetan panjang. Saat berada di kemacetan, perilaku pengemudi yang tidak beretika, malah menambah kesemerawutan. Apa yang harus dilakukan saat terjebak kemacetan?
1.Bagi pengemudi mobil bertransmisi otomatis, tekanlah pedal akselerator sehalus mungkin. Sebenarnya, untuk mobil dengan transmisi otomatis, saat gear di posisi 'D', mobil sudah bisa jalan dengan sendirinya. Menekan pedal akselerator berlebih berpotensi memboroskan bahan bakar.
2.Jika harus berhenti di kemacetan, masukkan tuas perseneling ke 'N'. Gunanya, selain dapat menghemat bahan bakar, kita juga mengurangi keausan kampas rem dan cakram.
3.Jangan terlalu sering memainkan pedal rem, karena justru akan menyilaukan pengemudi dibelakang Anda.
4.Saat menekan rem, jangan dilakukan secara mendadak. Sebuah penelitian menunjukan bahwa pengemudi di belakang Anda otomatis akan merespon secara mendadak pula, dan meningkatkan tekanan jantung si pengemudi.
5.Ketika ingin berpindah jalur saat macet, selain menyalakan sein, sebaiknya sambil melambaikan tangan atau acungan jempol. Sesuai adat ketimuran, cara ini dianggap lebih santun.
PENGUSIR JENUHNYA BERMUDIK
Tentunya ada banyak cara untuk menghindari scenario buruk itu terjadi. Salah satunya dengan mengaplikasi perangkat audio dan video (AVI) yang mampu menghadirkan keceriaan di dalam kabin mobil sepanjang perjalanan. Sayangnya, tidak semua manufaktur mobil menyediakan perangkat AVI terkini dengan fitur-fitur hiburan memadai.
Akhirnya, guna mencairkan kepenatan, perangkat AVI aftermarket dengan fitur terkini menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemilik. Perangkat AVI tersebut tidak perlu mahal, yang penting memiliki fitur-fitur terkini. Alhasil, anak-anak dapat menikmati alunan musik kesukaan mereka, menonton film kartun hingga memainkan konsol game di dalam mobil.
SESUAIKAN DENGAN MOBIL ANDA
Sesuaikan jenis perangkat audio dengan mobil jenis Anda. Jika mobil Anda berjenis sedan, atau hatchback, sebaiknya memakai head unit indash 2 DIN yang memiliki kemampuan untuk memutar DVD, MP3, VCD, CD, dan MP4.
“Tidak usah memasang head rest monitor, karena kabin mobil yang kecil sehingga penumpang belakang masih dapat menikmati tampilan gambar di layar monitor indash,” papar Akang, instalatur ahli dari Dharma Audio, Mangga Dua.
“Meskipun tidak ada salahnya memasang head rest monitor di mobil sedan, pemakaian head rest monitor dan roof monitor akan lebih optimal jika Anda memakai mobil berjenis MPV atau SUV dengan konfigurasi tempat duduk yang banyak,” imbuh pria yang juga memiliki restoran seafood Kampoeng Nelayan, di bilangan Mangga Dua.
Akang, instalatur Audio dari Dharma Audio mengatakan, “Trend AVI amatlah cepat
berputar, apa yang menjadi trend saat ini dalam sekejap tergantikan dengan trend baru. Anda harus tahu untuk apa perangkat itu Anda beli. Apakah untuk modifikasi penuh, ataukah hanya untuk memberikan rasa nyaman sepanjang perjalanan. Mengingat trend yang cepat berputar, sebaiknya Anda tidak perlu membeli perangkat yang mahal. Anda dapat memilih head unit buatan China.”
“Head unit made in China telah banyak yang memiliki kualitas bagus. Tapi, Anda harus memilih yang harganya tidak terlalu murah. Prinsip ada harga, ada kualitas tentu masih berlaku. Apalagi untuk produk audio lansiran China,” imbuhnya.
PRODUK PILIHAN
Lalu, bagaimana memilih produk yang tepat untuk mobil kita? Untuk head unit indash, jangan pilih yang motorized. Lebih baik pilih fix panel. Kenapa? Karena sering macet. Utamanya merek China yang berharga murah. Sama seperti headrest monitor, pilih yang bergaransi seperti Rodek RD69 KI yang bisa memutar tv, DVD, USB, SD, iPod, Bluetooth, kamera mundur, touch screen, remote kemudi dan harganya ada di kisaran 2,8 juta saja.
Jika Anda fanatik dengan merek terkenal, pilihlah Pioneer AVH4250. Pun demikian, fiturnya tidak selengkap buatan China, namun tahan lama. Harganya juga cukup mahal, di kisaran Rp 6,7 jutaan.
Sementara untuk headrest monitor, secara umum terbagi dua. Pertama adalah headrest monitor yang dapat berfungsi sebagai player, dan kedua adalah yang tidak dapat berfungsi sebagai player.
Dari jenisnya, headrest monitor yang mampu memutar cakram padat tidak akan menyita perhatian Anda. Si kecil akan dengan leluasa memilih film kesukaan mereka dan menggantinya sendiri, tanpa harus melibatkan Anda. Hal yang berbeda jika Anda hanya mengaplikasi headrest monitor tanpa pemutar cakram.
“Anda dapat memilih Rodek RDU-70008D. Produk ini memiliki layar 7 inci, yang mampu memutar DVD, hingga file MP4. Produk buatan China ini sudah dilengkapi dengan teknologi canggih dan bergaransi 1 tahun. Instalasinya mudah, dan kualitasnya terjamin. Harganya hanya berada di kisaran Rp 3,5 jutaan,” jelas Akang.
Selain kedua jenis perangkat hiburan tersebut, Anda juga dapat memilih roof mount monitor. Sesuai namanya, monitor ini diletakkan di plafon mobil kita. Pilihannya pun beragam, mulai dari merek buatan China hingga Jepang. Pun demikian, apapun pilihan Anda,
Memaksimalkan hiburan yang Ada di kabin, Anda juga dapat menginstalasi konsol game ke dalam kabin mobil. Langkah ini kami jamin menjadi senjata pamungkas menghilangkan kejenuhan pada anak. Caranya pun mudah saja. Pertama pastikan Anda membawa mobil ke instalatur kepercayaan.
Kedua, pastikan Anda menebus sebuah inverter untuk mengubah arus DC menjadi AC. Ada banyak jenis inverter dijual di pasaran dengan pilihan watt yang dapat Anda pilih. Namun, jika konsol game telah terpasang, sebaiknya jangan biarkan Anak Anda bermain terlalu lama. Mengapa? Takutnya anak menjadi mual dan masalah Anda menjadi bertambah.
Perawatan:
1.Cakram padat harus dalam kondisi prima. Scratch dapat merusak optik DVD.
2.Jangan pilih cakram yang memiliki tempelan kertas. Jika panas, lem pada cakram akan lumer dan kertas akan tersangkut di dalam player.
3.Rawat klip player jika headrest monitor telah dilengkapi dengan player. Jangan biarkan si kecil bermain dengan tutup player itu.
Monday, March 30, 2009
Cek Angin Ban Setiap Minggu
Pada survei pengecekan tekanan ban yang diadakan oleh Bridgestone di Inggris (20/03/09) terungkap fakta: banyak pengemudi tidak tahu cara mengecek tekanan ban mobilnya. Sebagian dari responden percaya bahwa ban harus di cek setiap bulan, padahal tekanan ban seharusnya dicek setiap minggu. Meskipun 59% responden pria menjawab benar, tapi polling ini membuktikan hanya seperempat dari mereka yang benar-benar mengikuti aturan ini. Sementara itu, hanya 37% wanita yang menjawab benar. Lalu, hanya seperlima dari mereka yang mengecek ban mereka setiap minggu. Penganalisa Senior Bridgestone, Andy Dingley, mengatakan: “Temuan mengenai rutinitas dan jeda interval pengecekan ban sangatlah mengkhawatirkan. Padahal pengecekan sederhana ini dapat menyelamatkan nyawa kita, memperpanjang usia ban, dan menghemat bahan bakar.”
Tuesday, February 17, 2009
10 WAYS TO BE GREENER
Membeli mobil hijau adalah langkah pertama untuk mengurangi dampak negative dari penggunaan mobil. Meskipun pilihan mobil Anda adalah yang paling menentukan, tetapi cara Anda mengendara dan seberapa baik Anda merawat mobil Anda, juga akan membuat perbedaan.
2. Drive Carefully and Gently
Hindari mengemudi secara agresif. Menekan pedal akselerator hingga menyentuh dek (pedal to metal), hanya akan memboroskan bahan bakar. Selain itu, gaya ini berdampak pula pada meningkatnya gas buang. Satu detik Anda mengemudi secara agresif dapat menghasilkan carbon monoksida yang sama dengan 30 menit berkendara normal.
3. Berpikirlah jauh ke depan
Usahakan untuk mengantisipasi kondisi berkendara stop and go, karena akan meningkatkan polusi. Pilihlah jalur alternatif yang terhindar dari kemacetan. Hindari pula kondisi berakselerasi dan mengerem mendadak.
4. Kombinasikan perjalanan Anda
Mesin dan katalis yang lebih panas akan menghasilkan lebih sedikit pencemaran, jadi menggabungkan beberapa perjalanan pendek menjadi satu kesatuan akan membuat banyak perbedaan.
5. Kurangi beban
Memangkas beban hingga 100 pounds mengurangi konsumsi bahan bakar hingga satu persen. Jadi, cobalah membawa beban seringan mungkin.
6. Manfaatkan fitur yang ada
Gunakan fitur overdrive saat cruising speed, jika mobil Anda memilikinya. Jika mobil Anda bertransmisi manual, pindahkan gear ke gear yang lebih tinggi dengan cepat. Mengendarai mobil dengan gear yang lebih tinggi akan mengurangi putaran mesin (rpm), dan akan mengurangi penggunaan bahan bakar serta beban mesin.
7. Sesuaikan tekanan angin ban
Rekomendasi tekanan angin yang tepat, dapat Anda temukan di rangka pintu bagian dalam atau di buku manual. Cek tekanan angin ban Anda secara teratur. Ban yang kurang angin dapat berdampak pada pemborosan bahan bakar.
8. Gunakan green tire
Beli ban low rolling resistance (LRR). Hampir seluruh manufaktur ban ternama telah menjual ban semacam ini. Penggunaan ban ini dapan menghemat bahan bakar hingga empat persen.
9. Rawat mobil Anda
Mobil yang terawatt adalah mobil yang bersih, jadi servislah mobil Anda secara teratur. Jangan lupa cek emisi gas buang Anda.
10. Gunakan transportasi umum
Transportasi massa adalah salah satu cara bijak untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang berjalan di jalan-jalan kota. Tentu dengan syarat transmportasi massa yang digunakan juga harus ramah lingkungan, aman dan nyaman.
Tuesday, February 10, 2009
Perawatan AC
Dahulu, AC adalah salah satu fitur mewah yang melengkapi sebuah mobil. Namun, seiring berjalannya waktu, AC tidak lagi dianggap sebagai perangkat mewah yang merupakan fitur pelengkap, namun telah berevolusi menjadi fitur yang harus ada di setiap mobil. Dengan AC, kenyamanan berkendara menjadi lebih optimum. Tanpa AC, kenyamanan berkendara akan berkurang. Sebagai fitur vital, AC selayaknya pula mendapatkan perawatan yang optimal demi kenyamanan berkendara.
Merawat AC tidaklah sulit dan serumit yang dibayangkan. Meminjam istilah Mamat pemilik bengkel AC Link Karya di Meruya, Jakarta Barat. "Pemilik kendaraan baru datang bengkel setelah kabin tak dingin lagi, bukan selagi selagi dingin. Sistem pendingin perlu dirawat secara berkala,” jelas Mamat. Perawatan berkala menurutnya dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali. Tujuannya untuk mengecek kondisi freon, kebocoran pada pipa serta kondensor, kinerja kompresor AC, kipas pendingin, dan membersihkan kotoran di filter atau evaporator, serta melenyapkan kotoran di selang pembuangan. Termasuk debu yang ada di kisi-kisi AC.
Langkah ini berguna untuk meminimalkan kerusakan pada sistim pendingin. Sehingga jika terjadi kerusakan pada AC, dapat segera ditanggulangi. Selain itu, udara dingin yang berhembus tetap bersih, dan tak menimbulkan penyakit. Untuk perawatan maksimal, dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Tidak hanya mengecek dilakukan pula penggantian. “Seperti oli kompresor, jarang sekali pelumas tersebut diganti bahkan bertahun-tahun. Tak heran jika kompresor jadi rusak,” ucap Mamat. Menguras freon dan membersihkan ekpansi hingga melepas evaporator untuk mengetahui adanya karat atau kebocoran.
Memilih Perangkat Anti Maling

Setiap mobil rawan pencurian. Tapi bukan berarti kita pasrah saja terhadap kemungkinan mobil kita dicuri
Masalahnya, ada banyak perangkat keamanan yang beredar di pasaran dan kerap kali membingungkan kita. Itulah mengapa kami menurunkan tulisan ini. Nah, apa saja yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli parangkat keamanan mobil.
1. Tentukan dana Anda.
2. Jangan hanya mengandalkan kepada perangkat keamanan standar keluaran pabrikan. Biasanya alat tersebut mudah sekali dilumpuhkan. Sebaiknya gunakan sistem pengaman tambahan untuk menunjang alat keamanan standar mobil Anda.
3. Gunakan steering wheel lock untuk menghambat daya gerak maling, meskipun mereka telah berhasil masuk ke dalam mobil Anda. Pilihlah yang berharga mahal. Karena biasanya pengunci berharga mahal memiliki kekuatan yang lebih baik ketimbang yang berharga murah. Sedikit berkorban demi keamanan tidak apa-apa bukan?
4. Kebisingan adalah kuncinya. Alarm adalah perangkat keamanan yang paling sering digunakan. Alat ini menjadi favorit karena mampu mengeluarkan suara yang bising hingga mengundang perhatian orang di sekitar mobil. Alarm banyak jenisnya, yang mampu mendeteksi gerak, pintu yang terbuka hingga benturan adalah yang paling umum.
5. Pasang alarm yang memiliki baterai cadangan. Jadi begitu maling memutuskan aliran listrik dari aki, alarm masih tetap berfungsi.
6. Gunakan immobilizer untuk mencegah mobil dinyalakan. Pastikan switch-nya terletak di lokasi rahasia yang hanya diketahui oleh Anda.
7. Gunakan lebih dari satu perangkat keamanan untuk mengacaukan konsentrasi maling. Selamat mencoba.
Overall Things You’ll Need
Car Alarm.
Inginition Kill Switch.
Steering wheel lock.
Keamanan Ekstra
- Persenjatai pagar atau garasi Anda dengan kunci gembok yang kuat (banyak tersedia di ACE Hardware). Seperti halnya mobil, gunakan lebih dari satu gembok. Bisa Anda variasikan dengan memasang rantai yang jika dipotong akan menimbulkan suara yang berisik.
- Pasang kamera pengintai. Saat ini telah banyak kamera pengintai dengan harga tejangkau beredar di pasaran. Pasang di tempat yang terlindungi sehingga tidak mudah dilumpuhkan oleh maling berengalaman.
- Jika Anda penyayang anjing, binatang kesayangan Anda ini bisa disulap menjadi alarm hidup paling praktis di dunia. Sensitivitas anjing terhadap orang dan suara asing biasanya akan dibalas dengan gonggongan hebat yang bisa membangunkan Anda dan tetangga. Namun, tidak semua anjing mampu melakukan hal ini. Dibutuhkan jenis anjing tertentu (bisa Herder, Rotweiller, atau Doberman) dan latihan khusus untuk menyulap anjing Anda untuk menjadi satpam professional.
- Karyakan satpam. Jika Anda memiliki dana dan penghasilan yang cukup untuk menyewa satpam rumah, tidak ada salahnya melakukan hal ini. Pilihlah satpam dari yayasan pelayanan jasa keamanan karena lebih terlatih dan dapat dipercaya.
- Lingkungan yang baik adalah kuncinya. Sistem keamanan lingkungan (siskamling) yang terorganisir rapih dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, dapat membuat Anda tidur dengan lelap tanpa memikirkan banyak hal. Karenanya kesadaran menjaga keamanan lingkungan adalah langkah yang cukup murah untuk mengamankan harta benda Anda.
10 Langkah Merawat Ban

Ban adalah peranti vital dari sebuah mobil. Merawatnya berarti memperpanjang usia ban, menjaga keselamatan Anda serta menghemat biaya akibat kecelakaan
Menurut National Highway Traffic Safety Administration, ban yang tekanan anginnya kurang, berkontribusi terhadap 660 kecelakaan fatal, dan 33.000 cidera tiap tahunnya. Fakta ini semakin mencengangkan setelah sebuah survey dilakukan Rubber Manufacturers Association (RMA) terhadap 1.000 pengemudi di seluruh Amerika Serikat menemukan fakta: 63 persen pengendara mengatakan, pengaturan tekanan ban adalah cara paling efektif untuk meningkatkan jarak tempuh kendaraan.
Benarkah demikian? Apakah pengaturan angin ban dapat menghemat BBM?
Berikut 10 tips untuk mengawetkan penggunaan ban:
- Jangan menunggu hingga terlambat. Maksudnya, jadikanlah kegiatan mengecek tekanan ban setidaknya sekali sebulan dan sebelum perjalanan jauh, sebuah kebiasaan. Ban dengan tekanan udara yang lebih rendah dari seharusnya dapat menyebabkan kenaikan temperatur ban. Akhirnya kenaikan temperature ini dapat merusakkan ban sekaligus membuatnya gagal berfungsi sempurna.
- Cari tahu tekanan udara yang tepat. Tekanan angin yang tepat dapat Anda temui di sticker di pintu pengemudi, doorpost atau buku manual dan bukan di dinding ban karena angka tersebut adalah angka tekanan maksimum yang dapat diterima ban.
- Dingin lebih tepat. Untuk mendapatkan tekanan udara yang tepat, selalu mengecek tekanan ban saat ban masih dalam keadaan dingin. Jika Anda baru selesai berkendara, tunggulah kurang lebih tiga jam setelah mengemudi.
- Rawat ban cadangan Anda. Luangkan waktu Anda mengecek ban cadangan sebulan sekali. Pastikan ban tersebut berada pada kondisi terbaik baik dari segi tekanan angina maupun kondisi ban. Jadi, saat Anda membutuhkannya, ban tersebut siap dipakai.
- Cek kondisi kembang ban/alur ban. Pastikan ban masih memiliki ketebalan kembang ban/alur ban yang baik. Ban yang botak tidak akan mencengkeram jalan dengan baik.
- Waspadai lubang. Mengapa? Pertama, benturan yang keras saat kendaraan menghajar lubang dapat merusak ban dan velg. Selain itu jar Ketika kendaraan menghajar lubang, dapat saja merusak spooring, suspensi, tie rod end laher roda/bearing dan arm.
- Tentukan saat untuk merotasi ban. Jangan lupa untuk merotasi posisi ban setiap 9.600 km untuk memperpanjang umur ban. Aturannya adalah ban belakang kanan di rotasi dengan ban depan kiri. Ban belakang kiri dirotasi dengan ban depan kanan.
- Jangan lupakan tutup pentil. Angin dapat keluar secara perlahan dari pentil yang tidak diberi pengaman (tutup pentil). Akibatnya, jika ban kekurangan angin maka dapat dipastikan ban Anda tidak akan tahan lama.
- Jangan lupakan keseimbangan. Artinya, selalu mengecek balance ban. Langkah ini penting untuk menghindari percepatan keausan ban.
- Perhatikan bobot. Jangan mengangkut barang melebihi kapasitas atau daya angkut mobil. Selain membebani ban secara berlebihan dan dapat pula merusakkan ban.
Setelah Kecelakaan Menerpa…

Saat tertimpa kecelakaan berkendara, emosi kerap mengikis logika sehingga kita tak mampu mengambil keputusan yang tepat. Langkah apakah yang paling tepat?
Kecelakaan saat berkendara di jalan, entah itu menabrak, ditabrak, menyerempet, diserempet, ataupun jenis kecelakaan berkendara lainnya, tentu adalah hal yang paling dihindari oleh para pengendara roda dua ataupun roda empat. Mengapa? Faktor kerugian materi dan jiwa sudah tentu menjadi alasan jelas mengapa kecelakaan saat berkendara amat dihindari. Oleh karenanya, kewaspadaan dan berhati-hati dalam berkendara menjadi hal utama yang harus di kedepankan oleh setiap pengendara. Meskipun demikian, sehati-hati apapun kita, naas terkadang tak dapat dielakkan dan dapat menimpa kita sewaktu-waktu.
Nah, andaikan kecelakaan itu terjadi, maka Anda harus mengambil keputusan yang tepat untuk meminimalkan kerugian materi bahkan jiwa. Jangan justru lantas marah-marah sembari bersiap beradu jotos atau bahkan frustasi karena bingung harus menempuh langkah apa. Tentu kita tidak ingin kemarahan dan ketakutan mengalahkan logika bukan? Lalu, langkah apakah yang sebaiknya dilakukan jika Anda mengalami kecelakaan saat berkendara? Inilah yang coba saya rawikan disini. Berikut adalah tujuh langkah yang dapat Anda lakukan jika kecelakaan menimpa Anda.
- Pertama, jangan panik. Pinggirkan mobil ke tempat aman agar tidak menghambat laju lalu lintas. Jika kendaraan Anda tidak bisa dipindahkan, cukup nyalakan lampu hazard. Tahan emosi Anda, atau jika pihak kedua marah-marah, redakan dahulu emosinya. Ingat, hindari kontak fisik. Anda tidak ingin kasus semakin melebar ketindak penganiayaan bukan? Cari pertolongan medis jika Anda atau pengendara yang menabrak atau tertabrak (pihak kedua) membutuhkannya. Lalu hubungi polisi, jelaskan data diri Anda, dimana Anda dan jelaskan pula jika terdapat korban jiwa.
- Identifikasi kerusakan mobil Anda dan pihak kedua. Jika tidak ada kerusakan di mobil Anda dan pihak kedua, tentu langkah damai adalah yang paling tepat.
- Jika kedua belah pihak mengalami kerusakan mobil, maka bertukar informasi dengan pihak kedua, termasuk nomor sim. Minta nama, alamat, nomor telepon atau telepon genggam dan perusahaan asuransi. Jangan lupa ambil data setiap penumpang dan saksi-saksi.
- Ketika polisi tiba di lokasi tabrakan, catat nama dan nomor anggotanya. Jika ada korban jiwa dan kerusakan ekstensif, maka sudah seharusnya polisi membuat sebuah laporan. Mintalah salinan dari laporan tersebut.
- Hindari debat kusir di lokasi kejadian mengenai siapa yang salah dan harus bertanggung jawab. Jika pihak kedua menyatakan dirinya bersalah. Lantas menawarkan jalan damai dengan mengganti kerusakan dan Anda menerimanya, maka jika ada kerusakan tambahan yang tidak terlihat saat tabrakan dapat dibebankan pada pihak kedua. Namun, sertakan bukti-bukti kuat penunjang data kerusakan.
- Deskripsikan dengan lengkap mengenai kecelakaan secepat mungkin. Termasuk keadaan cuaca, perkiraan kecepatan, dan sebanyak-banyaknya informasi yang Anda temui sebelum kecelakaan, saat kecelakaan dan di lokasi kejadian. Jika kebetulan Anda membawa kamera, jangan lupa ambil gambar yang akan menunjang catatan Anda.
- Hubungi asuransi Anda. Beritahukan kecelakaan yang dialami dan mintalah bantuan mobil derek jika mobil Anda tidak bisa dijalankan ke bengkel rekanan asuransi.
Fit to Drive

Mengemudi membutuhkan fisik yang kuat dan stamina yang prima. Olah raga adalah salah satu solusi untuk membuat badan bugar. Simak tips ini.
Kelelahan (fatigue) adalah gejala yang dirasakan badan akibat kegiatan fisik yang melelahkan. Kelelahan dapat berbahaya saat melakukan pekerjaan yang memerlukan konsentrasi yang konstan, seperti mengendarai mobil. Saat orang kelelahan, dia dapat saja mengalami apa yang dikenal sebagai microsleeps.
Microsleeps adalah kehilangan konsentrasi sesaat. Gejalanya adalah seperti tertidur sesaat. Disinilah letak bahayanya. Bayangkan, ketika Anda sedang berkendara bersama keluarga dan hal ini terjadi. Anda tertidur/ hanya kehilangan konsentrasi sepersekian detik lalu tanpa disadari mobil melaju menghajar mobil lain. Tak hanya korban materi, namun jiwa dapat saja melayang.
Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi bukan? Ya, badan yang mudah lelah saat mengemudi tentu akan mengganggu konsentrasi, dan kehilangan konsentrasi saat mengemudi dapat berujung pada kecelakaan lalu lintas. Akibatnya memiliki tubuh yang fit adalah mutlak bagi Anda yang setiap hari mengendarai kendaraan pribadi.
Agar tetap fit, tentu Anda butuh berolah raga. Karena dengan melatih bagian-bagian tubuh tertentu yang menunjang kegiatan berkendara, tidak hanya membuat badan lebih sehat, namun juga membuat kegiatan berkendara menjadi lebih aman dan nyaman. Latar belakang inilah yang membuat saya merancang latihan yang tepat bagi Anda yang ingin menguatkan otot-otot penunjang kegiatan berkendara.
Calf Extension: Latihan ini dilakukan untuk memperkuat otot betis (soleus dan gastrocnemius). Cara melakukan gerakan ini posisi kaki diluruskan tarsal dan metatarsalnya lalu lakukan gerakan menjinjit.
Latihan ini dilakukan karena mayoritas gerakan menekan pedal akselerator melibatkan otot soleus dan gastrocnemius. Dan dengan melakukan latihan ini, kaki menjadi lebih kuat dan tidak cepat lelah.
Biceps curl: Latihan ini dilakukan untuk memperkuat otot tangan. Seperti kita ketahui tangan memegang peranan penting saat mengemudi. Karenanya melatih otot tangan adalah mutlak.
Cara melakukan gerakan ini, posisi badan tegap, tangan lurus ke bawah ketika mengangkat beban tangan ditarik ke atas dalam keadaan siku menempel di platform. Saat menurunkan tangan buang nafas.
Lateral Raise/ Front Raise: Latihan ini ditujukan untuk memperkuat otot bahu, karena bahu yang kuat turut membantu mengurangi kelelahan leher dan tangan saat mengemudi dengan jarak jauh.
Cara melakukan gerakan ini, angkat lengan perlahan ke samping (side lateral raise, atau ke depan untuk front lateral raise), hingga sejajar dengan bahu. Lalu buang napas sembari menurunkan tangan.
Upright Rows: Latihan ini adalah kombinasi dari latihan otot nomor tiga. Selain melatih otot bahu, latihan ini juga melatih otot biceps. Jadi, selain menguatkan bahu, otot tangan juga dilatih.
Triceps press: Latihan ini masih ditujukan untuk memperkuat otot tangan. Caranya, saat mengangkat beban, bahu dalam keaadaan sejajar. Saat penekukan tangan, siku jangan melebar.
Latihan dilakukan dalam 3 set. Per set-nya 12-15 repetisi.
Sebelum berlatih, lakukan pemanasan terlebih dahulu. Setelah berlatih, lakukan peregangan.
Checkmate

Sepuluh langkah sederhana dan penting yang bisa kita lakukan sebelum berkendara.
- Cek oli mesin Anda
Lakukan langkah ini saat mesin mobil masih dingin. Ini untuk mendapatkan hasil yang akurat seberapa banyak oli yang ada di mobil Anda. Sapu bersih dipstick, masukkan ke dalam tempatnya, lalu tarik kembali untuk mengecek ketinggian oli. Jika marka oli terletak di antara level maksimum dan minimum, maka tambahkan oli sampai hampir berada di level maksimum. Jangan mengisi terlalu penuh karena dapat merusakkan mesin.
- Cek tekanan ban
Sebaiknya selalu sediakan alat pengukur tekanan ban di rumah Anda. Cek buku manual Anda untuk mengetahui berapa tekanan ban yang paling tepat untuk mobil Anda. Pompa lah ban mobil Anda sesuai dengan tekanan ban yang tertera di buku manual. Jangan memompa terlalu keras karena dapat merusakkan ban. Jangan lupa untuk mengecek serta memompa ban cadangan.
- Cek ban dan velg
Cek ketebalan kembang ban Anda. Pastikan ban tidak terlalu gundul karena dapat berdampak pada keselamatan Anda. Ban yang masih memiliki kembang yang baik akan memberi grip yang baik saat Anda menikung, mengerem maupun saat berkendara ketika hujan. Batas minimum ketebalan ban yang wajar adalah 1,6 mm, jika ketebalannya sudah di bawah angka itu, maka Anda sebaiknya mengganti ban tersebut. Cermati keseluruhan roda, lihat apakah ada batu yang menyisip di kembang ban, jika ada maka sebaiknya disingkirkan. Perhatikan pula kondisi velg mobil Anda dalam keadaan prima dan tidak retak.
- Cek air wiper dan wiper
Pastikan Anda mengecek ketersediaan air wiper di mobil Anda. Mengapa? Karena tentu Anda tidak ingin kehabisan air wiper, saat hendak membersihkan jejak lumpur atau hujan di mobil Anda, di tengah kondisi hujan lebat bukan? Kejadian ini tentulah sangat berbahaya. Pastikan wadah air wiper dipenuhi oleh campuran cairan pembersih kaca dengan air yang memadai. Jika Anda tidak memiliki cairan pembersih kaca, Anda dapat menggantinya dengan campuran shampoo dengan air. Cek pula karet wiper masih dalam keadaan baik, bersih dan tidak getas.
- Cek lampu mobil
Amatlah sering terjadi, seorang pengemudi lalai mengecek fungsi lampu mobilnya lalu berakhir terkena tilang, atau bahkan celaka di jalan akibat lampu mobilnya tidak berfungsi sempurna. Karenanya, pastikan selalu mengecek seluruh fungsi lampu yang ada sebelum Anda berkendara. Jika lampu tersebut mati maka segeralah menggantinya dengan bohlam yang baru.
- Cek seatbelt Anda
Seatbelt adalah perangkat keselamatan inti yang ada di mobil Anda. Pastikan semua sabuk dapat ditarik dan diulur dengan mudah. Lalu, pastikan prosesi mengunci dan melepas sabuk dapat dilakukan dengan sempurna, pun halnya mekanisme mengencangkan dan mengendurkan sabuk berfungsi dengan baik. Teliti kondisi sabuk, pastikan sabuk tidak sobek.
- Cek aki Anda
Pertama-tama, pastikan aki diletakkan dalam posisi aman dan tutup kutub kabel aki berada di posisi yang semestinya. Pastikan tidak ada kabel yang dekat dengan aki. Cegah korosi dengan memberikan sedikit Vaseline atau oli.
- Dengar dan pelajari
Anda dapat melakukan hal ini setiap kali mengendarai mobil. Dengarkan, apakah ada suara berisik, mendecit atau suara tak wajar lainnya? Cari tahu asal suara tersebut dan cek apa penyebabnya. Bisa saja penyebabnya adalah baut yang kendur atau mur yang lepas, atau ada sesuatu yang tak tersimpan dengan baik di bagasi, sehingga menimbulkan suara yang gaduh saat Anda berkendara. Namun jika Anda tak menemukan sumber suara atau menemukan sumber suara tetapi tidak mengerti bagaimana memperbaikinya, sebaiknya hubungi mekanik Anda.
- Pastikan tetap bersih
Membersihkan mobil tidak hanya berguna untuk memastikan keindahan mobil, namun juga memudahkan untuk meneliti/mengetahui masalah di mobil Anda. Alasannya sederhana, Anda akan berada sangat dekat dengan permukaan bodi mobil sehingga dapat mengetahui adanya kerusakan atau sesuatu yang aneh ketika mencucinya.
- Cek rem mobil
Apakah rem mobil Anda akan berfungsi sempurna ketika terjadi pengereman mendadak? Dan jika mobil Anda memiliki fasilitas anti lock brakes, apakah alat itu berfungsi? Untuk memastikannya, cari jalan yang sepi dan lakukan emergency stop. Jika hasilnya meragukan Anda, segera hubungi mekanik Anda.
Mobil Korban Banjir = Sampah?

Banjir besar selalu siap melanda
Bagaimana kita tahu bahwa mobil yang kita beli pernah terendam banjir?
Anda dapat melihat sisa-sisa mineral dari karat di jok, sabuk keselamatan, atau panel pintu. Simak pula instrument cluster, karena dapat saja terdapat sisa-sisa kelembaban di sana. Periksa pula bagian bagasi, atau kompartemen mesin. Teliti jejak Lumpur, ranting atau sampah-sampah kecil lainnya.
Hanya saja, tidak mudah untuk menemukan jejak tersebut jika sang penjual adalah seorang yang professional. Maksudnya, jika mereka adalah penjual yang terlatih, maka mereka akan dengan seksama membersihkan mobil tersebut. Jika perlu, mereka akan mengganti jok, dan karpetnya. Bahkan, seorang mekanik pun akan kesulitan mencari jejak banjir di mobil tersebut.
Jadi, apakah mobil korban banjir itu = sampah?
Kurang lebih demikian. Bayangkan jika air dapat menembus hingga ke ruang silinder, air intake atau sistem pembuangan. Kemudian, Anda menstarter mobil tersebut, maka akan terjadi hydro lock di silinder itu, dan segala sesuatu yang terhubung atau berhubungan dengan silinder tersebut akan rusak atau bengkok.
Anggaplah air sudah Anda keluarkan dengan aman sebelum mobil distarter. Tetapi ternyata air sudah merendam mobil tersebut selama beberapa hari atau bahkan seminggu, maka kemungkinan sudah terjadi korosi di ruang silinder. Akibatnya oli bisa saja masuk ke ruang bakar melalui celah korosi tersebut dan menyebabkan mobil Anda mengeluarkan asap.
Air dapat juga masuk ke transmisi melalui lubang dipstick oli transmisi. Jika itu terjadi, maka dapat merusakkan transmisi mobil Anda. Selain itu, di dalam mobil kini banyak terdapat peranti elektronik. Sebut saja ECU di bawah jok atau di wilayah dashboard. Jadi, jika air telah menyentuh bagian dalam mobil, maka bersiaplah mengganti komputer itu dengan yang baru. Dan jika mobil Anda terendam lebih tinggi, maka air dapat merusakkan kontrol jok elektrik, power window, kunci kontak, seatbelt dan airbag. Jadi kesimpulannya adalah, jika mobil terendam air lebih dari dek mobil adalah sampah.
Lalu bagaimana jika mobil saya terendam banjir?
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengeluarkan/mengeringkan air yang masuk ke dalam mobil. Anda harus mengeluarkan, membersihkan atau mengganti karpet, jok, panel interior dan bahkan sandaran kepala. Jika diperlukan Anda harus menggunakan pemutih untuk membunuh spora jamur.
Lepaskan busi, turunkan mesin dan keluarkan air yang ada. Ganti oli mesin dan transmisi. Setelah langkah ini dilakukan, barulah mobil dapat distarter. Setelahnya, cari kerusakan elektronik. Jadi prinsipnya adalah, jika mobil Anda terendam banjir, dan mobil itu satu-satunya alat transportasi yang ada, maka mobil tersebut masih dapat digunakan. Hanya saja, mobil itu akan menimbulkan masalah. Pikirkanlah untuk menggantinya dengan unit baru.
Whiplash, Pembunuh Potensial

Whiplash adalah cidera yang paling sering timbul dalam sebuah kecelakaan mobil. Simak tulisan ini untuk mencegahnya terjadi, bahkan di situasi terburuk sekalipun. Semoga bermanfaat.
Apa itu whiplash?
Whiplash adalah kejadian di mana leher terdorong ke belakang, lalu ke depan dengan cepat, secara tiba-tiba. Untuk mempermudah Anda memahaminya, ilustrasinya adalah sebagai berikut, sebuah mobil meluncur dengan cepat lantas menabrak mobil Anda dari belakang. Nah, benturan itu menyebabkan kepala Anda terdorong ke belakang lalu ke depan. Perubahan arah dengan cepat inilah yang mengakibatkan efek whip terjadi.
Sebagai gambaran, ada tujuh vertebrae dan 32 join di leher yang dijaga oleh otot, tendon dan ligament. Kesemua itu sangat rentan terhadap cidera. Kebanyakan cidera yang terjadi pada otot adalah akibar kontraksi yang berlebihan ketika otot berusaha untuk menjaga kepala di tempatnya. Meski demikian, cidera tendon, ligament, dan vertebrae amat jarang terjadi.
Whiplash juga dapat menciderai tulang belakang bagian bawah, jadi berhati-hatilah ketika mengatur jok Anda. Caranya mudah, pergelangan tangan Anda haruslah berada dalam posisi paling nyaman di atas kemudi. Untuk mendapatkan posisi mengemudi yang ideal, maka lulut Anda haruslah menekuk dan pinggul berada lebih tinggi dari posisi lutut.
Atur sandaran kepala
- Tinggikan sandaran kepala Anda sehingga sisi atasnya sejajar dengan mata Anda.
- Atur restraint sehingga berada sedekat mungkin dengan kepala Anda. Ini mungkin akan merubah posisi mengemudi Anda, namun upayakan untuk selalu mengemudi dalam posisi paling nyaman.
- Pastikan sandaran kepala selalu dalam posisi yang paling tepat, sebelum Anda berpergian.
- Pastikan pula anak-anak duduk dalam posisi yang aman dan menggunakan sandaran kepala.
Apa yang akan Anda lakukan jika terkena whiplash?
Jika Anda mengalami kecelakaan mobil dan merasakan sakit yang luar biasa di bahu, leher, kehilangan memori atau bahkan tidak sadarkan diri, maka cidera yang dialami lebih dari sekadar whiplash ringan dan harus mendapatkan perawatan medis.
Jika Anda mengalami whiplash ringan, maka ikuti langkah berikut:
- Kompres area leher dengan es.
- Pembunuh rasa sakit seperti paracetamol dapat membantu meringankan sakit yang terjadi akibat kecelakaan. Obat ini mampu menghilangkakn kekauan di leher Anda. Ikuti dosisi yang tertera di bungkus obat.
- Jangan sanggah leher karena dapat memperlambat proses penyembuhan.
- Gerakkan leher dan kepala dengan gerakan ringan.
- Jika semua langkah di atas tidak membantu memberikan Anda rasa nyaman maka segeralah temui dokter.