Sunday, March 29, 2009

Diesel Hot Mini

Mini akan meluncurkan varian diesel terbaru dan terkuat tahun depan. Sinyal ini kian jelas karena keberhasilan ahli teknik Mini menjejali mesin BMW empat silinder, yang lay outnya membujur (longitudinal), ke dalam kompartemen mesin Mini yang biasanya memuat mesin melintang (tranverse).


Mesin mobil yang diuji ini dipadankan dengan transmisi otomatis, meskipun kabarnya untuk versi produksinya akan memakai transmisi manual. Sayangnya mesin BMW yang dipakai di Mini ini, diturunkan tenaganya dari 170 hp ke 150 hp. Namun ada kemungkinan bahwa Mini akan memakai mesin BMW 123d yang mampu menghasilkan tenaga lebih dari 200 hp.

Mini diesel akan dibuat bulan Mei, dan dapat dinikmati tahun depan di Geneva Motor Show. Saat ini Mini hanya memiliki satu model diesel saja: Cooper D bertenaga 110 hp yang mesinnya dikembangkan bersama PSA.

Diesel Mazda Kalahkan Hibrida!


Mazda akan mengembangkan mesin diesel yang lebih murah, dan lebih efisien ketimbang mobil hibrida di tahun 2011. Manufaktur Jepang yang sahamnya dimiliki oleh Ford Motor Company ini, ingin meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan memajukan teknologi mesin bakar internal (internal combustion engine), ketimbang bergantung pada sistem elektrik yang mahal dan berat.


Kepala pengembangan dan riset Mazda, Seita Kanai, mengatakan, "Kami percaya meningkatkan kemampuan mesin konvensional dengan biaya murah, adalah cara yang paling efektif untuk menghasilkan mobil hemat bahan bakar." Dia menambahkan bahwa Mazda sedang mengembangkan mesin diesel 2,0 liter yang tingkat efisiensi bahan bakarnya setara dengan motor berkapasitas 660 cc atau mobil hibrida.

Rangsangan Baru Obama

Presiden Barak Obama memberi sinyal realisasi bantuan keuangan bagi manufaktur mobil Amerika Serikat (AS). Kabar ini tersiar lewat siaran televisi yang menyiarkan kegiatan rapat Obama di Washington, 26 Maret silam. Obama mengatakan, sebagai balasan atas bantuan itu, manufaktur mobil AS harus fokus pada pengembangan mobil-mobil ramah lingkungan, hemat bahan bakar ketimbang SUV-SUV besar.


Obama juga menggarisbawahi perlunya penetapan standar efisiensi bahan bakar terbaru untuk mobil penumpang, dan komersial (pertama kalinya dalam 20 tahun). Tahun 2011, mobil dan truk yang berada di jalan Amerika Serikat harus memenuhi standar konsumsi BBM 9,5 kpl, naik 0,7 dari aturan saat ini. Standar efisiensi ini akan disetujui Kamis (2/4/09) mendatang. Pemerintah AS memperkirakan penghematan 887 juta gallon bahan bakar, dan menghilangkan 8,3 juta metrik ton emisi gas merugikan, jika aturan ini diberlakukan. Nice move Mr. President.

Mobil China Tak Aman?

Brilliance BS4, saloon produksi China tak mendapatkan satu bintang pun dalam uji tabrak yang dilakukan oleh ADAC, club mobil terbesar di Jerman dan Eropa. ADAC menguji Brilliance BS4 memakai aturan EuroNCAP terbaru yang mengharuskan aplikasi kontrol stabilitas elektronik (ESC) untuk mendapatkan bintang lima.

Kelemahan Brilliance BS4 adalah kantung udara tidak berada di tempat yang benar, parts tajam tidak diberi pengaman, serta pedal kopling dan rem yang dapat melukai kaki pengemudi. ADAC mengatakan bahwa mobil ini tidak sepadan dengan mobil-mobil produksi manufaktur Eropa, dan menekankan agar struktur pengaman mobil harus ditingkatkan.

Friday, March 27, 2009

Mobil Berbahan Bakar Udara

Ilmuwan di Brunel University, Inggris, mengembangkan mesin hibrida yang tenaganya bersumber dari udara. Dalam rilisnya yang telah dipublikasikan secara luas 17 Maret silam, tim peneliti ini menggunakan kompresi mesin tak hanya untuk mengerem, tapi juga membuat piston mampu menekan/memapatkan udara, dan mengalirkannya ke tangki udara bertekanan. Udara bertekanan yang disimpan ini dapat digunakan lagi untuk menggerakkan piston. Untuk mesin dengan turbo charger, udara bertekanan juga dapat digunakan untuk menghilangkan efek jeda turbo.


Rumit? Mudahnya, jika Toyota Prius (mobil hibrida) menggunakan energi yang dihasilkan saat pengereman untuk mengisi ulang baterainya, maka mesin hibrida baru ini menggunakan udara bertekanan yang disimpan dalam tangki udara, dan kemudian digunakan kembali untuk menggerakkan mobil. Alhasil, kita tidak lagi memerlukan keberadaan baterai yang sangat mahal biayanya. Selain itu, penggunaan baterai membuat mobil lebih berat, dan membutuhkan sistem transmisi yang baru. Tim rekayasa dari Universitas Brunel mengatakan, mobil hibrida udara ini memiliki kemampuan yang sama dengan hibrida elektrik. Dan lebih murah tentunya. Apakah ada manufaktur yang tertarik pada teknologi ini? Entahlah.

BMW Tak Untung di 2009

BMW mengatakan bahwa mereka tidak mengincar keuntungan di tahun 2009. BMW akan fokus pada mengatur aliran dana masuk dan keluar mereka. Pengumuman ini keluar setelah BMW mengumumkan keuntungan yang diraupnya tahun 2008 hanya €330 juta, atau turun hampir 90 persen dari tahun lalu.

BMW memperkirakan bahwa masa sulit di ranah penjualan mobil dunia masih akan turun 20 per sen. Pun demikian, mereka percaya bahwa penjualan BMW akan membaik di 2010. Prediksi ini disokong oleh rencana BMW untuk meluncurkan beragam model baru seperti BMW 5-series GT crossover, dan pengganti seri 5 dan seri 3 akan dijual mulai 2010 dan 2011. Norbert Reithofer, chief executive BMW mengatakan, “Tahun 2009 adalah tahun transisi sebelum mencapai keuntungan di tahun 2010.”

Bos Spyker Ditembak

Alexander Antonov, pemilik Spyker, manufaktur asal Rusia lolos dari percobaan pembunuhan di Moscow. Antonov diserang saat meninggalkan rumahnya. Sang pembunuh menembak sebanyak 18 kali, dengan lima peluru bersarang di perutnya, satu di dada, dan satu lagi mengenai jarinya. Meskipun dia bisa lolos dari percobaan pembunuhan itu, namun dia harus rela kehilangan jari tangannya dan perutnya terluka parah. Penyerang itu juga berhasil melukai pengawal Antonov.

Istri Antonov yang mendengar suara letusan lantas melapor ke polisi. Sementara pengawal Antonov membawa tuannya ke rumah sakit. Polisi mulai mencari penyerang itu namun, belum menemukan titik terang. Antonov diprediksi memiliki dana sebesar $3,5 miliar.