Friday, March 27, 2009

Arrivederci Todt

Setelah 16 tahun berkarya bersama Ferrari, Jean Todt akhirnya meninggalkan pabrikan asal Maranello itu 19 Maret silam.
Todt turun dari jabatannya sebagai CEO tahun lalu, namun tetap menjadi dewan pengurus dan tetap aktif mengurus kegiatan motorsport Ferrari. “Jean Todt telah menjadi aktor protogonis dalam 15 tahun kisah Ferrari,” kata Luca di Montezemolo, chairman Ferrari. Arrivederci Todt…

Monday, March 23, 2009

HONDA RAIH CALL CENTER AWARD 2009

Honda kembali menambah penghargaan yang diterimanya di awal tahun 2009 ini dengan meraih “Call Center Award 2009 for Service Excellence”, pada tanggal 12 Maret 2009 di Jakarta. Dalam penghargaan yang diberikan oleh Majalah Marketing dan Carre – Center for Customer Satisfaction & Loyalty ini, Honda dinobatkan sebagai salah satu perusahaan dengan pelayanan Call Center terbaik untuk kategori Automotive 4-Wheel.

Penghargaan ini diberikan bagi perusahaan yang menghargai pelanggannya dengan baik melalui fasilitas Call Center yang dimilikinya. Penilaian performa Call Center tersebut didasarkan pada tiga kontak layanan, yaitu kemudahan akses, sistem dan prosedur pelayanan yang memudahkan pelanggan, serta dimensi people yang merupakan gabungan antara pengetahuan produk dan kemampuan interaksi yang dimiliki seorang personel Call Center.

Survei untuk penilaian tersebut dilakukan dengan cara mystery calling, dimana setiap call center yang disurvei akan dihubungi sebanyak 24 kali dalam rentang waktu dari Juli sampai dengan Desember 2008. Jumlah call center yang dihubungi pada tahun ini adalah 92 perusahaan dari 14 kategori industri.

Berdasarkan survei tersebut, Honda Customer Care, yang dapat diakses melalui nomor telepon bebas pulsa 0800-11-22-789, berhasil meraih nilai indeks di atas rata-rata industri otomotif sehingga berhak dianugerahi Call Center Award 2009 for Service Excellence.


Mengenai penghargaan tersebut, Yukihiro Aoshima, President Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan bahwa kunci sukses dalam bisnis otomotif, selain menyediakan produk-produk terbaik yang memenuhi selera dan kebutuhan konsumen, adalah dengan menyediakan pelayanan purna jual yang terbaik bagi pelanggan.

“Layanan purna jual yang kami lakukan, mulai dari servis kendaraan, penyediaan suku cadang, hingga penyediaan Honda Customer Care, merupakan upaya kami untuk mencapai tujuan utama kami, yaitu kepuasan pelanggan,” jelasnya.

“Honda Customer Care mengutamakan personal touch dalam memberikan informasi maupun melayani kebutuhan pelanggan, serta didukung oleh teknologi yang online dengan seluruh dealer resmi Honda di Indonesia untuk memudahkan pelanggan kami dalam mendapatkan pelayanan dan dapat mempertahankan performa pelayanan terhadap pelanggan,” lanjutnya.

Selain menerima Call Center Award 2009, pada awal tahun ini Honda juga telah menerima penghargaan untuk produk-produknya dengan meraih lima penghargaan di ajang Autocar Indonesia Reader’s Choice Award dan dua penghargaan di ajang Top Brand Award.

HONDA JAZZ, CR-V DAN CIVIC PIMPIN PASAR

Memasuki bulan ketiga di tahun 2009, produk-produk Honda terus menunjukkan performa penjualan yang semakin baik. Ketiga produk Honda yaitu Honda Jazz, Honda CR-V, dan Honda Civic berhasil meraih pangsa pasar tertinggi di kelasnya masing-masing.

All New Honda Jazz yang merupakan produk andalan Honda di kelas hatchback tetap memegang angka penjualan tertinggi di antara jajaran produk-produk Honda. Sepanjang dua bulan pertama di tahun ini, Honda Jazz telah berhasil terjual sebanyak 2.170 unit. Angka tersebut menjadikannya sebagai market leader di kelas hatchback dengan pangsa pasar sebesar 47%. Di bulan Februari 2009 sendiri penjualan Honda Jazz tercatat sebanyak 1.106 unit.

Dari kelas medium SUV, Honda CR-V terus mencatat angka penjualan juga mempertahankan posisinya sebagai market leader di kelas SUV dengan perolehan pangsa pasar sebesar 43%. Honda CR-V berhasil membukukan penjualan sebanyak 756 unit pada bulan Februari 2009, hingga menambah total penjualannya di tahun ini menjadi 1.523 unit.

Di kelas segmen sedan, Honda Civic juga mencatat penjualan tertinggi di kelasnya. Sedan yang baru meluncurkan model terbarunya di pertengahan Februari lalu langsung mencatat penjualan sebanyak 151 unit dan menjadi market leader di kelas small sedan dengan pangsa pasar sebesar 70%.


Di kelas mini sedan, All New Honda City mencatat peningkatan yang signifikan dengan penjualan sebanyak 274 unit di bulan Februari lalu. Jumlah tersebut lebih besar 62,1% dibanding penjualan di Januari yaitu 169 unit, sekaligus merupakan yang tertinggi sejak generasi terbarunya diluncurkan pada November tahun lalu. Dengan demikian, total penjualan Honda City di tahun ini menjadi 443 unit dengan pangsa pasar 30%* di kelasnya.
Sementara di kelas medium sedan pada bulan Februari lalu Honda Accord berhasil terjual sebanyak 66 unit. Dengan demikian, total penjualan Accord di tahun ini menjadi 105 unit dengan pangsa pasar 26% di kelasnya.

Dengan penjualan 2.353 unit pada bulan Februari 2009, total penjualan Honda di tahun 2009 ini tercatat sebanyak 4.392 unit, dengan pangsa 6,6% di seluruh pasar otomotif nasional.

Mengomentari penjualan Honda hingga Februari lalu, Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan,”Memasuki bulan kedua di tahun ini, pasar menunjukkan trend yang terus membaik, dimana penjualan mobil Honda meningkat 15% dibanding bulan sebelumnya. Kami yakin peningkatan ini akan terus bertahan seiring dengan perbaikan ekonomi pada bulan-bulan mendatang.”

Subaru On-site Service

Subaru memperkenalkan Subaru On-site Service (SOS), tim bergerak yang dapat ditelepon untuk memperbaiki mobil di rumah, kantor, atau di manapun dalam area Jabodetabek. Dengan SOS, Subaru menguatkan jangkauan area dan layanan servis.

Dengan menelepon SOS hotline, konsumen akan dilayani Subaru Service Advisor yang akan membantu mengidentifikasi masalah mobil. SOS lantas akan mengirimkan mekanik bersertifikasi, dengan peralatan yang dibutuhkan dan keahlian untuk mengatasi masalah.

“Kami menyadari masalah kemacetan di Jakarta dan terkadang sulit untuk menuju workshop kami. Dengan SOS, sekarang tidak masalah lagi. Pelanggan kami tidak perlu menyetir ke workshop kami untuk mendapatkan layanan perbaikan mobil.” kata Mr. Glenn Tan, Group Chief Executive, Motor Image Group.


SOS saat ini melayani dari Senin hingga Jumat sepanjang jam kantor, dan pada hari Sabtu mulai jam 8 pagi hingga 3 sore melalui (021) 723 8999; semua mobil Subaru dilayani, termasuk seri terdahulu keluaran 2001.

SOS dinaungi Subaru 3S Centre, Arteri Pondok Indah. Mekaniknya dilatih di Motor Image Subaru Academy, Singapura di bawah sertifikasi langsung dari Fuji Heavy Industries (FHI), produsen Subaru dari Jepang.

Sunday, March 22, 2009

Geneva Motor Show
Ferrari 599XX
Ferrari tidak pernah lekang dari inovasi. Selalu saja ada produk baru yang keluar dari dapur produksinya. Dan yang terbaru adalah 599XX yang berbasis Ferrari 599 GTB Fiorano (memakai lay out transaxle dan tipe mesin yang sama). Meskipun layout transaxle-nya sama, tapi perbedaan keduanya bagai langit dan bumi. Musababnya adalah campur tangan ahli mesin Ferrari dalam memaksimalkan ruang bakar, memperluas area inlet, dan exaust-nya. Modifikasi ini dikombinasikan dengan bagian internal mesin yang telah dikurangi efek keausan akibat gesekan komponen mesin, serta peningkatan putaran mesin maksimalnya menjadi 9.000 rpm.

599XX ditandai oleh keadiran konsep electronika inovatif dinamakan ‘High Performance Dynamic Concept’, yang telah didesain untuk mendapatkan performa maksimum dengan mengatur kombinasi batas kemampuan mekanikal mobil, dengan potensi dari kontrol elektroniknya. Sistem mekanika, dan elektrikalnya berkerja bersama untuk mendapatkan performa maksimum mobil dalam kondisi pengemudian yang sangat ekstrim.

Pengendalian 599XX juga dimaksimalkan dengan adopsi sistem suspensi SCM generasi kedua. Penggunaan di track juga dimudahkan oleh keberadaan ‘virtual car engineer’, sebuah layar di dalam mobil yang menyajikan indikasi secara riil efisiensi kendaraan.


Memaksimalkannya, Ferrari melakukan serangkaian uji terowongan angin untuk membenahi sektor aerodinamika 599XX. Hasilnya, 599XX memiliki downforce 280 kg pada kecepatan 200 km/jam (630 kg pada 300 km/jam). Terdapat pula sistem yang dinamakan ‘Actiflow™’ yang berfungsi untuk memaksimalkan downforce, dan atau memotong drag, tergantung dari kondisi mobil saat melewati tikungan. Kemampuan ini dimungkinkan oleh keberadaan material berpori yang berada di diffuser dan dua kipas di bagasi yang berfungsi mengalirkan aliran udara dari bawah mobil menuju dua grille dekat lampu belakang mobil (tail light). Winglets dipasang di bagian bokongnya untuk meningkatkan downforce.

Badan mobil ini dibuat memakai material komposit, dan serat karbon. Penggunaan material berperforma tinggi diwujudkan pula dengan pemakaian sistem pengereman carbon ceramic. Lalu, bantalan remnya juga terbuat dari carbon-fibre, sehingga caliper-caliper yang dipakai, bisa diminimalkan ukurannya. 599XX memakai ban slick berukuran 29/67 R19 (depan) dan 31/71 R19 (belakang) yang dikembangan secara khusus untuk meningkatkan stabilitas saat menikung dan meningkatkan akselerasi lateral. Ban ini dipadukan dengan velg 19 x 11J wheel (front), dan 19 x 12J (belakang).

599XX hanya dibuat sebanyak 20 atau 30 unit saja, dan hanya dijual kepada pembeli yang memenuhi syarat. Artinya, kaya saja tidak cukup untuk menjadi pemilik 599XX. Anda harus benar-benar sangat kaya, dan terkenal untuk meminangnya.

Mobil Anti Alergi

Saya yakin, pasti Anda sudah tahu bahwa all new Ford Fiesta sudah diluncurkan oleh Ford Motor Company tahun ini. Informasinya sudah sangat membumi, karena memang sudah banyak ditulis oleh para jurnalis otomotif terpercaya dari media massa nasional. Nah, saya pun tidak mau ketinggalan membahas salah satu mobil fenomenal yang diluncurkan tahun 2009 ini. Basi? Oh tunggu dulu. Saya jamin kali ini pembahasannya berbeda, karena akan mengulas Fiesta sebagai mobil yang anti alergi.

Seperti yang kita ketahui, alergi dapat menyerang kapan, dan siapa saja. Supaya serangan ini tidak terjadi pada pemilik Ford, maka Ford Motor Company memperbolehkan British Allergy Foundation (BAF), dan TÜV sebuah badan pengujian internasional ternama, untuk menguji material yang ada di Ford Fiesta. Tujuan Ford memberikan kewenangan pada badan pengujian independen, agar hasilnya lebih dipercaya, dan bebas dari unsur rekayasa.


Adapun material yang diuji adalah lateks, krom, nikel yang disinyalir dapat menimbulkan alergi pada beberapa orang. Untuk pengemudi, para ahli Ford memastikan bahwa material yang disentuh olehnya, seperti lingkar kemudi, pembungkus jok, dan seat belt, telah lolos uji dematologis (tidak menimbulkan alergi). Tak ingin kecolongan, BAF dan TÜV juga menguji lebih dari 100 material di tiap Ford Fiesta.

Jules Payne, deputy chief executive British Allergy Foundation mengatakan: “BAF sangat senang new Ford Fiesta telah lolos uji alergi. Alergi menimpa jutaan orang setiap tahun, dan kami senang menyediakan pedoman bagi orang-orang ini mengenai kendaraan yang mereka akan kendarai.”

Selain Ford Fiesta, BAF dan TÜV telah melakukan pengujian serupa pada Ford Focus, Ford C-Max, Ford Kuga, Ford Mondeo, dan Ford Galaxy. Hebatnya, pembeli tidak akan dikenakan biaya tambahan untuk tes yang telah dilakukan oleh kedua badan independent itu.

Thursday, March 19, 2009

Geneva Motor Show
Iosis, Focus Masa Depan

Ingin tahu bagaimana wajah Ford Focus masa depan? Simaklah wajah Ford Iosis Max melalui foto yang saya pajang di artikel ini. Iosis yang dibuat dalam bahasa desain kinetis, dipahat dengan sudut-sudut tajam yang aerodinamis, grille berlubang udara besar menyatu dengan bumper, dan lampu bertipe LED mengisi rumah lampunya.

Uniknya, jika kita menggunakan Iosis di siang hari, bagian transparan biru di dalam rumah lampu, dapat menciptakan bentuk 'bulu mata'. 'Lentikan bulu mata' ini, mengelilingi bagian LED yang menjadi 'bola mata' Iosis. Melengkapinya, dipasang lampu kabut LED di bagian bawah bumper.


Menariknya lagi, dari segi desain dan rekayasa, Iosis berhasil menyembunyikan dua pintu belakangnya secara rapih. Tak heran jika kita simak fotonya, tidak tampak gagang pembuka pintu belakang. Lantas bagaimana jika Anda ingin duduk di jok belakang Iosis? Pertama, buka pintu utama (pintu depan), lalu dorong pintu penumpang ke arah belakang. Voila , Anda pun bisa masuk dengan mudah. Rekayasa pintu geser ini sangat kreatif, bukan?

Rekayasa rancang bangun Iosis membuatnya tidak memerlukan keberadaan pilar-B sebagai penyangga bagian tengah atau pintu samping belakang. Untuk memegang pintu geser Di bagian belakang, pilar-C Iosis dilengkapi dengan penyangga yang disebut Ford 'flying buttress'. Sementara itu, mekanisme bukaan bagasi dan kaca belakang Iosis serupa dengan Ford Escape yang beredar di Indonesia. Di Iosis, Anda bisa membuka kaca belakang tanpa perlu membuka pintu bagasi.

Bagaimana dengan mesinnya? Untuk dapur pacu Focus masa depan ini, Ford membenamkan mesin EcoBoost 1,6 liter bertanaga 180 hp. Sesuai namanya, mesin ini ramah lingkungan, dan efisien. Tenaga yang dihasilkan mesin ini dialirkan ke roda depannya melalui transmisi dual clutch.