Komitmen Honda untuk terus berkarya, melakukan penilitan di area penggunaan bahan bakar alternatif, teknologi fuel-cell hydrogen, dan menciptakan mobil yang ramah lingkungan, mendapat ganjaran yang setimpal. Produk terbaru mereka yang dinamakan Honda FCX Clarity, berhasil terpilih sebagai 2009 World Green Car yang diumumkan di New York International Auto Show 2009, April silam.
FCX Clarity dipilih oleh 59 journalist dari 25 negara menjadi juara dengan menyisihkan 22 kandidat lainnya. "FCX Clarity adalah simbol dari kemajuan yang telah kami capai dengan kendaraan fuel cell, dan komitmen kami untuk mengembangkan kendaraan yang mempromosikan pembaruan energi, dan transportasi ramah lingkungan," papar Steve Center, vice president, national Marketing Operations for American Honda.
Penghargaan ini dijalankan oleh organisasi non-profit, di bawah bimbingan steering committee dari journalist otomotif dari Asia, Eropa, dan Amerika Utara.
Friday, April 24, 2009
Tuesday, April 21, 2009
Tata samai Ford T?


Sejak mulai dijual (perode 9-25 April silam), angka pemesan Tata Nano telah mencapai 500.000 orang. Kekuatan Nano adalah pada harganya yang berada di kisaran £1700-£2200. Target marketnya adalah keluarga golongan menengah ke bawah, yang mobilitas sehari-harinya memakai sepeda motor. Tujuannya cukup mulia: membuat mobil murah agar keluarga dari golongan menengah itu mampu memiliki mobil, dan dapat melindungi anggota keluarganya dari terpaan hujan dan angin.
Semangat ini pernah ditunjukkan oleh Henry Ford (founding father Ford Motor Company) dengan meluncurkan Ford T. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, para manufaktur Eropa dan Amerika tidak lagi menyasar pada produk berbasis wong cilik. Inilah yang menjadikan Ratan Tata (pemilik Tata) patut kita apresiasi positif. Bayangkan sebuah mobil yang harganya sangat murah, diperuntukkan untuk wong cilik. Sebuah mobil yang pantas dimiliki (walaupun fiturnya pas-pasan) namun, tetap terasa bagai sebuah mobil (bukannya bajaj tiga roda).
Mengapa Ratan Tata menghasilkan Tata Nano untuk masyarakat India? Ini ada kaitannya dengan kepadatan penduduk India dan tingginya pengguna kendaraan roda dua di India. Akhirnya, keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anaknya tumplek blek jadi satu di atas motor, merupakan pemandangan yang jamak di India. Kini mereka bisa mengubah keadaan itu dengan membeli Tata Nano. Formulir pemesanan telah terkirim dari 30.000 lokasi seputar India. Dan mereka harus menambah £2 untuk mendapatkan formulir itu. Sukses buat Tata.
Labels:
Motorsport,
New Cars,
News
Monday, April 20, 2009
Vettel, the Rain Master
Sebastien Vettel dan Mark Webber membuktikan bahwa Anda tidak butuh diffuser bertingkat (seperti milik Brawn GP) untuk menjadi seorang jawara di kompetisi F1. Tanpa diffuser bertingkat, mereka finish di posisi pertama dan kedua di GP China yang berlangsung Minggu, 19 April 2009. Mereka berdua berhasil mempersembahkan kemenangan pertama bagi Red Bull Racing di F1.
Keberhasilan ini tidak bisa dilepaskan dari faktor hujan yang turun dengan derasnya. Seperti yang sudah diketahui, Sebastien Vettel sangat piawai mengendarai mobil F1 di kondisi basah. Bahkan, Michael Schumacher pun memuji keahliannya meramu kecepatan di saat hujan. Start dari posisi pertama, dengan mudah Vettel memenangkan GP China.
Jenson Button, pemimpin klasemen sementara, tidak mampu mengimbangi kecepatan Red Bull bermesin Renault. Di belakangnya, bercokol Rubens Barrichello.
Hasil GP China
1 Vettel (Red Bull-Renault) 1h57:43.485
2 Webber (Red Bull-Renault) +10.970
3 Button (Brawn GP-Mercedes) +44.975
4 Barrichello (Brawn GP-Mercedes) +1:03.704
5 Kovalainen (McLaren-Mercedes) +1:05.102
6 Hamilton (McLaren-Mercedes) +1:11.866
7 Glock (Toyota) +1:14.476
8 Buemi (Toro Rosso-Ferrari) +1:16.439
9 Alonso (Renault) +1:24.309
10 Heidfeld (BMW Sauber) +1:31.750
11 Bourdais (Toro Rosso-Ferrari) +1:34.156
12 Raikkonen (Ferrari) +1:35.834
13 Kubica (BMW Sauber) +1:46.853
14 Fisichella (Force India-Mercedes) +1 lap
15 Rosberg (Williams-Toyota) +1 lap
16 Piquet (Renault) +2 laps
Keberhasilan ini tidak bisa dilepaskan dari faktor hujan yang turun dengan derasnya. Seperti yang sudah diketahui, Sebastien Vettel sangat piawai mengendarai mobil F1 di kondisi basah. Bahkan, Michael Schumacher pun memuji keahliannya meramu kecepatan di saat hujan. Start dari posisi pertama, dengan mudah Vettel memenangkan GP China.
Jenson Button, pemimpin klasemen sementara, tidak mampu mengimbangi kecepatan Red Bull bermesin Renault. Di belakangnya, bercokol Rubens Barrichello.
Hasil GP China
1 Vettel (Red Bull-Renault) 1h57:43.485
2 Webber (Red Bull-Renault) +10.970
3 Button (Brawn GP-Mercedes) +44.975
4 Barrichello (Brawn GP-Mercedes) +1:03.704
5 Kovalainen (McLaren-Mercedes) +1:05.102
6 Hamilton (McLaren-Mercedes) +1:11.866
7 Glock (Toyota) +1:14.476
8 Buemi (Toro Rosso-Ferrari) +1:16.439
9 Alonso (Renault) +1:24.309
10 Heidfeld (BMW Sauber) +1:31.750
11 Bourdais (Toro Rosso-Ferrari) +1:34.156
12 Raikkonen (Ferrari) +1:35.834
13 Kubica (BMW Sauber) +1:46.853
14 Fisichella (Force India-Mercedes) +1 lap
15 Rosberg (Williams-Toyota) +1 lap
16 Piquet (Renault) +2 laps
Labels:
Feature,
Motorsport
Wednesday, April 8, 2009
X5 M dan X6 M Kontroversial
Inilah dua produk M paling kontroversial di dunia: X5 dan X6 M. Kontroversial karena inilah SUV pertama racikan M, dan merupakan SUV tercepat. Kedua mobil berpenggerak empat roda ini (AWD), adalah pertanda penetrasi merek M di teritori baru. Selama ini M identik dengan saloon dan coupe ultra-cepat. Kedua mobil ini dipersenjatai dengan mesin V8, 4,4 liter, twin-turbo, terbaru yang mampu menghasilkan tenaga 547 hp antara 5.750 rpm dan 6.000 rpm. Torsi puncak sebesar 676 Nm telah tersaji antara 1.500 rpm dan 5.650 rpm. Dua turbocharger di M TwinPower diposisikan bersama dengan catalytic converter antara dua baris silinder. BMW mengatakan, lay out seperti ini memiliki respon yang lebih baik. X5 dan X6 M mampu berakselerasi 0-100 kpj dalam 4,7 detik, serta tidak akan berhenti hingga mencapai 248 km/jam (limiter). Masih kurang kencang? Usah khawatir, beli saja paket opsional M, maka Anda bisa memacu kedua kuda besi ini hingga 273 km/jam!
Mengimbangi performanya yang ganas, terdapat saluran udara besar di bumper depan, dan lubang udara berbentuk "insang" di sayap depan, dan knalpot persegi empat di belakang. Di dalam kabinnya, terdapat lingkar kemudi bermerek M dan jok berlapis kulit. X5 dan X6 M memiliki Dynamic Performance Control yang mengatur distribusi tenaga antara dua ban belakang untuk memberikan akselerasi yang baik saat keluar dari tikungan. BMW mengklaim kedua mobil ini tidak akan drift.
Seperti model M lainnya, jika Anda menekan tombol M Drive maka launch kontrol akan aktif. Mode performance akan menyala. Pun halnya dengan DSC dan EDC. Keduanya memakai transmisi otomatis 6-speed, yang dapat dipilih secara manual dengan paddle shift di belakang kemudi. Kedua mobil ini memiliki teknologi EfficientDynamics dengan fitur brake energy regenation, dan konsumsi BBM-nya 7,1 km/jam.
370Z Convertible
Nissan melengkapi varian 370Z dengan meluncurkan versi convertible. Berbeda dengan para pesaingnya, 370Z memakai soft top, bukannya hard top.Nissan 370Z convertible ini memiliki mesin V6, 3,7 liter, yang sama dengan versi coupe. Tenaga yang mampu dikeluarkannya adalah 327 hp dengan torsi puncak 361 Nm. Mobil ini diluncurkan di New York Motors Show bersamaan dengan versi NISMO yang diperkirakan akan dilengkapi dengan paket aerodinamika baru, suspensi, dan rem yang disempurnakan.
Subscribe to:
Posts (Atom)